BUKAN SIKAP SERAKAH MELAINKAN MENGHIDUPI KEADILAN DAN KEBENARAN

Jakarta,gmitklasiskupangbarat.or.id, -Minggu (21/9/2025) peserta Studi Banding GMIT Klasis Kupang Barat mengikuti ibadah di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kwitang Jakarta. Tema ibadah yaitu Terang Tuhan Tetap Bercahaya di Tengah Fenomena Post Truth. Sub temanya adalah Bukan Sikap Serakah Melainkan Menghidupi Keadilan dan Kebenaran. Para pelayan GMIT Kupang Barat mengisi pujian dalam ibadah.

Bersama Pdt. Vebe O. Hermanto (doc. Kubaline)

Pelayan firman dalam ibadah yaitu Pdt. Vebe Oriana Hermanto dari GKI Gunung Sahari. Pembacaan Alkitab dari Amos 8:4-7; 1 Timotius 2:1-7; Lukas 16:1-13. Dalam perenungan firman Tuhan, Pdt. Vebe menekankan tentang keserakahan yang berarti dorongan emosional dan kognitif untuk memperoleh lebih banyak dari yang dibutuhkan. Seringkali tanpa pertimbangan kebutuhan orang lain atau konsekuensi jangka panjang.

Ia mengingatkan bahwa keserakahan bukan sekedar keinginan tetapi keinginan yang berlebihan, sulit dipuaskan dan berulang. Keserakahan terjadi karena adanya rasa takut berlebihan, persaingan atau kompetisi yang tidak sehat, kurangnya belas kasihan, materialisme, ketagihan atau kecanduan dan kurangnya kesadaran diri.

Apa yang harus dilakukan? Mari mengingat untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Sadar bahwa keserakahan menumpulkan hati.

Selesai ibadah, rombongan bertemu dan berbagi kisah pelayanan dengan Majelis Jemaat GKI Kwitang. Pdt. Priselia Damayanti dan Pnt. de Haan berbagi cerita tentang GKI Kwitang.

GKI Kwitang dilayani oleh 4 pendeta dengan 5 pos pelayanan. Salah satu pos pelayanan sementara dipersiapkan menjadi bakal jemaat. Pada 11 Agustus 2025, GKI Kwitang telah mencapai usia 96 tahun dengan jemaat berjumlah 7.000an orang. Pelayanan gereja dilaksanakan juga melalui Yayasan Karya Kasih: SLB, Panti Werdah, panti asuhan dan SD di Tegal Alur.

GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f

 

Laporan: Pdt. yft hb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *