KRISTUS HARUS MAKIN BESAR DAN AKU HARUS MAKIN KECIL (Suara gembala Wakil Ketua MK Kupang Barat pada Serah Serah Terima KMJ GMIT Elim Bolok)

Bolok,gmitklasiskupangbarat.or.id, Kristus harus makin besar dan aku harus makin kecil. Ini adalah prinsip agung dalam pelayanan Kristen. Prinsip ini memberi kesadaran akan kebesaran Allah yang tak terbatas. Kita hanyalah hamba-Nya yang bahkan sesungguhnya tidak layak. Namun, kita telah diampuni, dipakai dan diperlengkapi oleh anugerah-nya semata. Pelayanan kita tidak bersumber dari kekuatan, kecerdasan atau talenta kita sendiri. semuanya hanya oleh anugerah-Nya.”

Demikian pernyataan Ketua Majelis GMIT Klasis Kupang Barat Pdt. Netty Suryani Dubu, S.Si.Teol, M.Si dalam suara gembala Pengutusan Pdt. Sepriana Sadira Doga, S.Th, Perhadapan Pdt. Elberd Maxy Toka, S.Th dan Serah Terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Elim Bolok, Minggu (27/7/2025). Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa ini adalah momen penting yang menegaskan kembali kedaulatan dan karya Allah yang tiada hentinya di tengah gereja-Nya. Allah berdaulat penuh dan bisa memakai siapa saja yang Dia kehendaki, kapapun Dia mau. Tuhanlah yang bertindak.

Ia mengutip Yohanes 3:30, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” Ini adalah pernyataan Yohanes Pembaptis, seorang nabi yang dengan rendah hati menyatakan kesediaannya untuk “berkurang” agar kemuliaan Yesus semakin terpancar. Baginya ini adalah kerendahan hati yang luar biasa dan menjadi penguatan bagi setiap orang yang melayani. Pelayanan kita (gereja) bukan untuk memuliakan diri sendiri, melainkan untuk meninggikan dan memperkenalkan Kristus. Setiap hamba Tuhan, anggota majelis jemaat dan anggota jemaat dipanggil untuk merendahkan diri agar tuhan Yesus dapat berkarya maksimal melalui gereja-Nya.

Pdt. Sepriana Doga dan Pdt. Elberd Toka (doc. Kubaline)

Untuk Pdt. Epi Doga (panggilan akrab Pdt. Sepriana) dan keluarga, Pdt. Netty menyampaikan terima kasih atas ketulusan, dedikasi dan kesetiaan dalam menggembalakan Jemaat GMIT Elim Bolok. “Kami tahu pelayanan Pdt. Epi dilandasi oleh kerinduan untuk meninggikan Kristus, bukan  untuk membesarkan nama sendiri.” ujarnya. Baginya Pdt Epi telah memberikan warisan rohani yang berharga bukan hanya dalam bentuk program atau kegiatan gerejawi, tetapi dalam kehidupan yang memberi teladan, penuh kasih dan teguh dalam iman. “Kami mengutus Pdt. Epi dan keluarga dengan doa dan berkat serta penuh keyakinan bahwa Tuhan akan terus menyertai langkah pelayanan selanjutnya,” urainya.

Sementara bagi Pdt. Elberd, ia menyambut dengan hati yang penuh syukur dan sukacita. “Kami percaya penempatan ini bukan sekedar hasil keputusan organisasi gereja, tetapi bagian dari kehendak Tuhan sendiri.” ujarnya. Ini adalah jawaban Allah bagi musim pelayanan yang baru di GMIT Elim Bolok. Tuhan memampukan untuk menggembalakan jemaat.

Bagi anggota Jemaat Elim Bolok ia mengajak untuk melihat seorang pendeta bukan semata-mata sebagai pribadi atau sosok tertentu, tetapi sebagai hamba Tuhan yang diutus untuk membawa kabar baik bagi jemaat. “Di balik nama dan wajah pendeta, ada identitas kudus sebagai utusan Allah bagi kita. Karena itu, maki kita menerima Pdt. Elberd sebagai berkat Tuhan, bukan hanya sebagai orang baru,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bila Pemilik dan Kepala gereja menempatkan hamba-Nya di suatu jemaat, maka Ia tahu persis kebutuhan jemaat itu. Allah tahu kebutuhan Jemaat Elim Bolok. Kehadiran pendeta baru adalah bagian dari pemeliharaan Tuhan. Dukung Pdt. Elberd bersama Pdt. Felpina Ataupah (wakil KMJ Elim Bolok) denga doa, semangat kebersamaan dan keterbukaan hati. Terus bersatu, saling menguatkan dan bertumbuh bersama sebagai satu tubuh.

Pdt. Epi Doga dimutasikan ke Jemaat GMIT Pniel Manutapen Klasis Kota Kupang dan menjadi pelayan jemaat sejak tanggal 6 Juli 2025 sampai 6 Juli 2029. Ia diangkat sebagai Wakil Ketua Majelis Jemaat Periode Antar Waktu 2024-2027. Ia menjalani masa pelayanan di GMIT Elim Bolok sejak 30 Agustus 2021. Sebelum di Elim Bolok, Pdt. Epi melayani di Jemaat Imanuel Tuaanak Klasis Kupang Barat. Ia telah mencapai batas pelayanan 12 tahun dalam satu klasis. Sementara pdt. Elberd dimutasikan dari Jemaat GMIT Pniel Panaf. Ia akan menjadi Ketua Majelis Jemaat Periode Antar Waktu 2024-2027 dan melayani sejak 27 Juli 2025 sampai 27 Juli 2029.

Ibadah Pengutusan Pdt. Sepriana Sadira Doga, S.Th, Perhadapan Pdt. Elberd Maxy Toka, S.Th dan Serah Terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Elim Bolok dipimpin oleh Pdt. Ema Efrosina Marey Tualaka, S.Th (liturgos) dan Pdt. Jehezkiel Pinat, M.Th (pelayan firman, Sekbid. Administrasi UPP Personil MS GMIT). Ibadah dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Klasis Kupang Barat dan anggota majelis klasis ex officio, Plt. Camat Kupang Barat James Ating, S.Kom, Anggota DPRD Kabupaten  Kupang Absalom Buy, S.Pd, mantan Camat Kupang Barat Yusak Ulin, S.Sos, keluarga pendeta, KMJ Pniel Mautapen Pdt. Diana Babys dan anggota jemaat, Presbiter dan anggota jemaat Pnitel Panaf dan undangan lainnya. Seluruh prosesi disiarkan melalaui kanal Youtube GMIT Klasis Kupang Barat.

GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f

 

Laporan: Pdt. yft hb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *