
Pdt. Aneke Bestianti Ina (Pelayan GMIT Lahairoi Kuanheun, suara alto)
Tentang Proses
“Setelah menerima informasi tentang lomba, Ketua Majelis Klasis Kupang Barat Pdt Doddy Octavianus meminta saya untuk mempersiapkan perwakilan Kupang Barat. Semula saya berpikir, sebaiknya hubungi beberapa jemaat yang ada di Klasis Kupang Barat yang mempunyai tim paduan suara untuk berpartisipasi, seperti Jemaat Talenalain Manulai 1, Oemathonis Nait dan Lahairoi Kuanheun. Kalau membentuk 1 tim yang anggotanya kumpulan jemaat-jemaat, apakah bisa berkumpul dengan baik, sementara anggota-anggota bisa saja datang dari tempat yang jauh dan mempunyai waktu yang berbeda-beda. Namun, setelah menghubungi tim paduan tersebut, mereka menyampaikan tidak bisa berpartisipasi karena mengikuti perlombaan di even lain dan juga ada yang anggotanya tidak lengkap karena kesibukan pekerjaan.
Akhirnya, kami sepakat untuk membentuk tim klasis, melalui audisi. Audisi pertama dilakukan tanggal 2 Agustus 2026 oleh 3 orang yaitu Ever Nenabu, Disan Datire dan Rando Laga. Ketiganya kemudian berbagi tugas untuk melatih paduan suara yang sudah dibentuk. Audisi pertama belum bisa menghasilkan personil yg lengkap. Diputuskan untuk melakukan audisi kedua pada 8 Agustus 2026 dan ketiga pada 9 Agustus 2026.
Setelah audisi selesai, maka dimulailah latihan perdana pada tanggal 10 Agustus 2026 di Rumah Ibadah Jemaat Elroi Batakte. Selain itu, kami juga berlatih di jemaat-jemaat yang ada di posisi tengah, seperti Faut’uf Tapak, Talenalain Manulai 1. Pernah juga berlatih di Jemaat Imanuel Oenesu, Filadelfia Oematnunu dan Lahairoi Kuanheun.
Latihan dilakukan 4 kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu pada pukul 17.00-19.00 wita. Menjelang seminggu perlombaan, waktu latihan diubah setiap hari pada pukul 20.00-23.00 wita. Pada 1 minggu terakhir, baru bisa berlatih dengan personil yang lengkap.
Kubavox dilatih oleh 3 orang pelatih: Disan Datire (Talenalain Manulai 1), Rando Laga (Oemathonis Nait) dan Ever Nenabu. Disan dan Rando bertugas melatih vokal dan pengenalan lagu. Ada 3 lagu yang harus dinyanyikan dengan waktu persiapan hanya sedikit. Setelah lagu dikuasai Pak Ever datang untuk melatih vokal lebih matang lagi, cara membawakan lagu, interpretasi dan koreografi.
Awalnya saya berpikir, bisa tidak paduan suara ini terbentuk? Ternyata tidak ada yang tidak bisa kalau ada niat dan semangat. Personil Kubavox berasal dari beberapa jemaat dan juga berasal dari berbagai kalangan usia. Beberapa personil masih duduk di bangku sekolah (17-18 tahun). Ada juga yang sementara berkuliah atau memiliki pekerejaan tetap. Bahkan ada yang sudah menikah dan harus mengurus rumah tangga dan pekerjaan. Sejak awal, saya ingatkan supaya perbedaan usia ini tidak menjadi hambatan. Setiap anggota bisa saling menyesuaikan cara berperilaku satu terhadap yang lain.
Dalam proses latihan, kami sering terkendala dengan keterlambatan atau kehadiran yang tidak lengkap. Sempat membuat aturan, seperti yang terlambat harus squat jump (jongkok dan lompat) dan juga ada absen. Jika 3 kali tidak mengikuti latihan, akan dikeluarkan dari tim. Namun pada akhirnya, keadaan terlambat dan tidak hadir itu dimengerti. Hal itu terjadi karena urusan pekerjaan, pelayanan dan pergumulan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.
Bersyukur pada Tuhan untuk hasil yang diperoleh. Ini lebih dari yang kami pikirkan. Dan ini mengingatkan kami supaya tidak berhenti bernyanyi. Ada tanggung jawab di balik keberhasilan ini. Semangat yang ada bukan hanya untuk lomba tetapi semangat untuk terus memuliakan Tuhan di jemaat masing-masing dan di mana saja.
Mengenai Nama Kubavox
“Kubavox” adalah nama yang dipilih dengan suara terbanyak. Saat akan mendaftar ke panitia, ada bagian yang harus diisi yaitu nama paduan suara. Elsan Sau sebagai pendamping bertanya: Nama apa yang akan digunakan? Apakah memakai nama klasis atau ada nama lain.
Lalu saya mengusulkan: harus ada KUBA (Kupang Barat) di dalam nama itu. Mengingat sudah ada 2 KUBA yaitu KUBALINE – Kupang Barat Online (Nama Tim Infokom Klasis) dan KUBAKUSTIK – Kupang Barat Akustik (Nama vokal grup dan tim musik klasis). Maka diusulkanlah 3 nama yaitu KUBACANTIA (Puji-pujian dari Kupang Barat) usulan KMK Kupang Barat, KUBASWARA yang diusulkan oleh saya sebagai UPP LITMUGER dan KUBAVOX yang diusulkan oleh Elsan Sau sebagai Ketua Timpel Litmuger Klasis. Dua nama terakhir berarti Suara dari Kupang Barat.
Setelah itu 3 nama ini disodorkan kepada anggota paduan suara untuk dipilih. Pada akhirnya, suara terbanyak memilih nama KUBAVOX sebagai nama Paduan Suara GMIT Klasis Kupang Barat.
Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada Bapa Doddy sebagai KMK Kupang Barat yang percaya bahwa Kupang Barat punya potensi sehingga membuka ruang untuk kami bisa berkarya dengan talenta yang ada.
Terimakasih untuk Majelis Klasis Kupang Barat yang telah mendukung lewat doa, semangat dan juga dana, baik dari kas klasis (APBK) maupun secara pribadi, sehingga dapat menjawab kebutuhan selama mengikuti perlombaan. Dukungan penuh dari bapa dan mama pendeta GMIT Klasis Kupang Barat sungguh berarti bagi kami.
Terimakasih untuk ketiga pelatih yang hebat, telah berbagi ilmu dan pengalaman tentang bernyanyi dengan baik. Tuhan berkati Pak Ever Nenabu, Kakak Disan Datire dan Kakak Rando Laga.
Terimakasih untuk para pendamping: Kakak Elsan Sau, Kakak Nikolas Laidat, Kakak Yudit Asraka, Pdt. Jenny Tuhehay dan Pdt. Yanti Zogara, yang telah berbagi tugas untuk mengurus segala hal, baik konsumsi, kostum, tranportasi dan lain-lain. Kami rasakan pelayanan yang sungguh dari hati.
Terimakasih untuk Pdt. Maya Oematan-Benusu (KMJ Elroi Batakte), Pdt. Feronika Lay-Gella (KMJ Talenalain Manulai 1), Pdt. Anty Lay-Bouna (KMJ Faut’uf Tapak), Pdt. Juliana Asraka-Nalle (KMJ Imanuel Oenesu) dan Pdt. Maria Se’u-Dimu (KMJ Filadelfia Oematnunu) yang telah mengijinkan kami untuk menggunakan rumah ibadah sebagai tempat kami berlatih. Terimakasih Mama Pdt. Feni yang sudah menguatkan kami dalam ibadah pergumulan dengan firman dan lagu-lagu yang indah.
Terima kasih untuk semua yang telah mendukung. Mohon maaf, jika ada yang tidak sempat disebutkan. Kiranya Tuhan Yesus selalu memberkati.”
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Editor: Pdt. yft hb




