MUSYAWAH GMKI KOMISARIAT FKM UNDANA XIX

Oenaek,gmitklasiskupangbarat.or.id, -Komisariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) melakukan Musyawarah Komisariat (Muskom) ke-19 di rumah ibadah GMIT Yegar Sahaduta Oenaek, Jumat sampai Minggu (27-29) Maret 2026. Muskom dilaksanakan dengan tema: Berubahlah! Temukanlah kasih Allah Dalam Peziarahan (bndk. Lukas 24:31-34; Roma 12:2) dan sub tema: Berjumpa Dalam Kasih Persahabatan Dan Bertransformasi Bersama Seluruh Ciptaan! Pembukaan berlangsung pada Jumat (27/3/2026). Pelayanan firman pada ibadah pembukaan disampaikan oleh Pdt. Yefta H. Bani, S.Th Pelayan GMIT Yegar Sahaduta Oenaek. Firman dibacakan dan dikhotbahkan dari Amsal 1:1-17.

Ketua panitia muskom (doc. Kubaline)

Dalam laporan yang disampaikan ketua panitia Marike Magi Tada, muskom ini bertujuan untuk pertama, menilai laporan pertanggungjawaban pengurus komisariat. Kedua, menyusun program kerja komisariat, menetapkan struktur dan uraian tugas pengurus komisariat, kebijakan anggaran pendapatan dan belanja komisariat dan kebijakan lainnya yang disesuaikan arah dan kebijakan BPC GMKI Kupang masa bakti 2024-2026. Ketiga, memilih pengurus komisariat masa bakti 2026-2027. Ia mengingatkan bahwa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia adalah organisasi pengkaderan yang terus berusaha menjalankan visi dan misi di tengah tantangan dan perkembangan zaman yang begitu pesat sehingga GMKI dituntut untuk selalu siap menghadapi medan layannya yaitu gereja, perguruan tinggi dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam menghadapi berbagai dinamika yang terus berubah, GMKI tidak hanya beradaptasi, tetapi juga berusaha untuk tetap proaktif dan responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi anggotanya serta lingkungan sekitar. Keberadaan GMKI bukanlah semata-mata sebagai sebuah organisasi, tetapi juga sebagai sebuah gerakan yang memiliki peran penting dalam membangun kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian.

Pdt. Yefta H. Bani (doc. Panitia Muskom)

Sementara itu Pdt. Yefta H. Bani Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Oenaek dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan Muskom FKM Undana GMKI Cabang Kupang. Ia bersyukur setelah pernah pernah disurvei oleh 2 komisariat di tahun-tahun sebelumnya dan akhirnya di pada survei ketiga oleh Komisariat FKM Undana, GMIT Yegar Sahaduta Oenaek dipilih sebagai lokasi muskom. Ia berharap para peserta dapat menjalani muskom dengan baik, berterima kasih atas kepemimpinan pengurus periode 2025/2026 dan akan memilih pengurus 2026/2027 yang siap membuat komisariat FKM berdampak dalam perubahan seperti tema muskom. “Selamat bermuskom. Kami menyambut saudara/i dengan apa yang bisa kami persiapkan untuk mendukung suksesnya muskom.” ujarnya.

Adihenol Laikingis  (doc. Kubaline)

Ketua Komisariat FKM Undana Adihenol Laikingis dalam sambutannya menyampaikan rasa haru karena ini adalah sambutan terakhir sebagai ketua dan pengurus komisariat. Ada kebanggaan tersendiri atas berjalannya tanggung jawab sebagai pengurus selama 1 tahun. Ia berharap apapun dinamika selama muskom XII FKM Undana, setiap perdebatan sekiranya tidak menimbulkan kekerasan. Sebab selama 18 tahun Komisariat FKM tidak pernah ada hal seperti itu. Sekiranya di tahun ke-19 ini Komisariat FKM Undana memberi dampak untuk tinggi iman, tinggi ilmu dan tinggi pengabdian.

Kabid Organisasi BPC GMKI Kupang (doc. Kubaline)

Pembukaan Muskom FKM Undana dihadiri oleh Badan Pengurus GMKI Cabang Kupang: Riski Mone Kabid Organisasi, Arisan Boimau Koordinator wilayah 1 dan Staf Pemberdayaan Perempuan Guen Kana Huru. Wewakili BPC GMKI Kupang Ketua Bidang Organisasi Riski Mone membuka muskom. Dalam sambutannya ia menyampaikan selamat dan berterima kasih atas pelaksanaan tugas dan program pengurus selama saatu tahun. Ia mengingatkan bahwa muskom adalah waktunya untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan mengevaluasi semua yang telah dilakukan agar menjadi landasan yang baik bagi pengurus selanjutnya. Ia mengharapkan agar program yang akan diputuskan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien serta pengurus yang baru dapat bekerja bagi kemajuan GMKI khususnya Komisariat FKM Undana. “Siapapun yang terpilih, itu karena Tuhan.” ujarnya. Untuk itu pengurus atau pemimpin akan menciptakan sejarahnya tersendiri. Ia bersyukur bahwa FKM Undana telah merawat kebersamaan selama 19 tahun. Sesuatu yang diharapkan akan terus dijalani dalam waktu yang panjang dalam kesadaran bahwa GMKI adalah laboratorium belajar. Maka selama muskom berlangsung harus dimaknai: saya dapat apa setelah kegiatan.

GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f

 

Laporan: Pdt. yft hb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *