PENGUTUSAN MENYATUKAN KELUARGA

Tuadale.gmitklasiskupangbarat.or.id, -Minggu (21/6/2026) berlangsung Ibadah Pengutusan Pdt. Selfiani Yohana Getriwirida, S.Th, Perhadapan Pdt. Zem Bell, S.Th dan Serah Terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Dale Esa Tuadale. Pdt. Ani Laidat (sapaan akrab) melanjutka ziarah pelayanan ke Jemaat GMIT Imanuel Tabolang Klasis Teluk Kabola Alor, sementara Pdt. Zem Bell dimutasikan dari Jemaat Bermata Jemaat GMIT Silaipui Klasis Alor Tengah Selatan.

(tengah) Pdt. Zem Bell dan Pdt. Ani Laidat (doc. Kubaline)

Dalam suara gembala Pdt. Netty S. Dubu, S.Si.Teol, M.Si Wakil Ketua Majelis Klasis GMIT Kupang Barat menyampaikan bahwa peristiwa pengutusan ini adalah cara Tuhan menyatukan keluarga yang terpisah. Penyertaan Tuhan bagi keluarga Bell dan Lelang sehingga melalui surat keputusan Majelis Sinode GMIT suami dan istri dapat dipersatukan. Tidak lagi “langgar laut.” Suami Pdt. Selfiani yaitu Andi Lelang dan keluarga bertugas di Alor, sementara istri Pdt. Zem yakni Inne Indriani bertugas di Kupang. Mutasi pelayanan ini membuat jarak dan waktu tidak lagi memisahkan. “Mari melangkah bersama dalam kebersamaan dengan keluarga dalam tuntunan Sang Gembala Agung,” harap Pdt. Netty.

Pdt Netty mengucapkan terima kasih kepada Pdt. Ani dan keluarga atas dedikasi dan pelayanan selama 5 tahun 10 bulan 9 hari di Jemaat Dale Esa Tuadale. Ia bersama segenap majelis klasis dan jemaat-jemaat di GMIT Klasis Kupang Barat menyambut kehadiran Pdt. Zem Bell dan keluarga. Baginya, kedua proses mutasi yang berlangsung bukan hanya menjadi keputusan organisasi, tetapi rancangan Tuhan untuk berjalan bersama. Ia berharap Jemaat GMIT Dale Esa sebagaimana telah mendukung Pdt. Ani, dapat mendukung dan melangkah bersama Pdt. Zem.

GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f

 

Laporan: Pdt. yft hb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *