Batubao,gmitklasiskupangbarat.or.id, -Tiupan to’is (bunyi keong laut) menjadi penanda dimulainya Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Pelayanan Anak, Remaja dan Taruna (PART) dan Pemuda GMIT Klasis Kupang Barat tahun 2025. Akta pembukaan disampaikan oleh Ketua Majelis Klasis Kupang Barat Pdt. Doddy S. Octavianus, S.Th. ia ditemani oleh Plt Asisten 1 Setda kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw, Kabag Kesra Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat dan Ketua PKK Kecamatan Kupang Barat, Camat Nekamese, Kepala Desa Tesabela, ketua panitia, Pengurus PART dan Pemuda klasis, UPP PART dan Pemuda klasis. Pembukaan berlangsung di rumah ibadah GMIT Jemaat Lidamanu Batubao, Kamis (11/9/2025). Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Hanok Tefnay dari GMIT Jemaat Siloam Oelomin.

Dalam suara gembala sebelum membuka dengan resmi Ketua Majelis Klasis Kupang Barat menyampaikan dua hal. Pertama, ia mengajak untuk bersyukur karena acara-acara paduan suara seperti ini di Kupang Barat sebenarnya pencetusnya adalah bapak Bupati Kupang Yosep Lede. “Dulu kami ada acara-acara seperti ini khususnya di Noelsinas. Kami minta bapa bupati bisa memberi bonus bagi para juara pesparawi ini,” ujarnya.
Kedua, banyak hal bisa terjadi di panggung pesparawi. Baginya gereja menyediakan wadah agar anak dan pemuda bernyanyi. Di samping itu menyangkut pendidikan karakter. Musik adalah terapi bagi jiwa. Dengan mendengar musik seperti disembuhkan. Seseorang dapat memiliki keberanian, seni dan hal lainnya yang bisa diajarkan di panggung. Oleh karena itu penting musik bagi anak-anak, sebab apapun pekerjaan anak di masa depan, musik menjadi penting agar ia dapat menjalankan pekerjaan dengan seni. Hal lain yaitu dengan menghimpun pemuda-pemudi dalam persekutuan ibadah dan bernyanyi seperti ini kita meminimalisir kriminalitas di kalangan pemuda.
Pada bagian akhir, KMK yang telah menjabat dua periode ini mengingatkan bahwa pesparawi PART dan Pemuda tahun 2025 menjadi kegiatan terakhir Klasis Kupang Barat. Kegiatan dilaksanakan dua tahun sekali, tetapi di tahun 2027 Klasis Kupang Barat sudah mengalami pemekaran menjadi Klasis Kupang Barat dan Klasis Nekamese. Tema Hymn for Him (Nyanyian untuk Allah) yang menjadi dasar bagi perlombaan akan berubah. Tiap klasis yang akan dimekarkan akan melakukan pesparawinya sendiri dengan tema berbeda. Tetapi berdasarkan tema season 2 ini maka setiap peserta harus memberikan yang terbaik. “Kalo iko lomba harus ada niat untuk juara, maka memberikan yang terbaik.Tetapi bersiap juga untuk kalah. Yang terbaik adalah pujian untuk Allah,” urainya.
Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Pelayanan Anak, Remaja dan Taruna (PART) dan Pemuda GMIT Klasis Kupang Barat. Pesparawi berlangsung di GMIT Jemaat Lidamanu Batubao Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat tanggal 11 dan 12 September 2025. Perlombaan Pesparawi PART dan Pemuda GMIT Klasis Kupang Barat diikuti oleh 17 paduan suara PART, 9 vokal grup PART; 8 paduan suara pemuda dan 11 vokal grup pemuda. Pada hari pertama berlangsung perlombaan untuk kategori pemuda dan hari kedua PART.
Seluruh rangkaian acara pembukaan dan perlombaan selama dua hari disiarkan melalui kanal Youtube GMIT Klasis Kupang Barat – NTT.
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: yft hb




