MEMULAI DARI BETANIA DAN MENGAKHIRI DI BETANIA

Foeneno,gmitklasiskupangbarat.or.id, -Pdt. Irene Tavericos Firmansjah Toelle, S.Th telah memasuki usia 60 tahun pada tanggal 17 Oktober 2025. Ia telah menjalani masa tugas organisasi sebagai karyawan GMIT. Jabatan kependetaan terus melekat padanya seumur hidup. Ibadah emeritasi berlangsung pada Minggu (19/10/2025).

Berikut ini sekelumit perjalanan pelayanan Pdt. Irene Toelle di Gereja Mesehi Injili di Timor.

Sejak selesai ditabiskan sebagai pendeta GMIT, Pdt. Irene memulai pelayanan di Jemaat Batuputih Klasis SoE tahun 1991-1996. Terdapat enam mata jemaat dan salah satu mata jemaat yaitu Betania Batuputih. Lalu dipindahkan ke Jemaat Wilayah Haumeni Klasis Amanatun Selatan dari tahun 1996 sampai 1998. Jemaat wilayah ini terdiri dari 6 mata jemaat dan berpusat di Haumeni.

Tahun 1998 dimutasikan ke Jemaat Wilayah Manufui Klasis Amanatun Timur yang memiliki 16 mata jemaat. Ia melayani wilayah ini sampai tahun 2000. Lalu terjadi pemekaran wilayah Manufui dan Pdt. Irene melayani pada bentukan wilayah baru yaitu Jemaat Wilayah Meusin yang berpusat di Aiboni dengan 8 mata jemaat. Ia melayani sampai tahun 2008.

Pada tanggal 1 Agustus 2008 ia dimutasikan ke Jemaat Wilayah Toisilu dan melayani sampai tahun 2012. Jemaat Wilayah Toisilu terdiri dari Mata Jemaat Getsemani Nunumeu, Mizpa Tillo, Sonbubun Mnelafau, Betesda Haumenbaki dan Ebenhaezer Noemeto.

Tanggal 1 Maret 2013 Pdt. Irene dimutasikan untuk melayani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas IIB Kupang dan melayani sampai tahun 2020. Tanggal 6 September 2020 dimutasikan ke Jemaat Betania Foeneno Klasis Kupang Barat sampai masa purnalayan. Pdt. Irene Tavericos Firmansjah Toelle, S.Th menjalani masa pelayanan sebagai karyawan GMIT penuh waktu selama 31 tahun 10 bulan 13 hari.

Penyerahan SK purnalayan dan Piagam Emeritasi oleh KMK Kupang Barat Pdt. Doddy Octavianus dan Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Semuel B. Pandie (doc. Kubaline)

Pdt. Irene Toelle ahir dari pasangan suami istri Pdt. Markus Toelle, S.Th dan Henderika Dima. Ia merupakan anak kelima dari 10 bersaudara. Ia hidup di tengah-tengah keluarga pendeta yang sederhana di Bokong Kecamatan Takari. Sejak kecil ia bercita-cita menjadi pendeta karena kagum terhadap figur seorang pendeta yang luar biasa yang mampu menguraikan firman Tuhan dalam berbagai konteks kehidupan nyata setiap hari.

Setelah menamatkan pendidikan dari SMA Negeri 1 Kupang pada tahun 1984, ia melanjutkan ke Sekolah Tinggi Teologi Kupang. Saat ini bernama Fakultas Teologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ia menamatkan pendidikan tinggi dan diwisuda pada 21 Desember 1990. Ia kemudian diterima sebagai vikaris GMIT dan ditempatkan di Jemaat Wilayah Baudale Klasis Rote tengah dengan mentor Pdt. Alfred Luase dan dilanjutkan oleh Pdt. Nguru Wadu. Pdt. Irene ditabiskan sebagai pendeta GMIT pada 29 September 1991 dalam Persidangan Sinode GMIT XXVII di Jemaat Imanuel Oepura.

Pdt. Irene Toelle menikah dengan Agustinus Benu, SH (almh) pada tanggal 12 November 1998 . Mereka dikarunia dua anak perempuan yaitu Gilberthe Pretty Benu yang lahir pada 29 Juli 2000 dan Elsa Angelina Benu yang lahir pada 19 Agustus 2005.

Memulai dalam nama Yesus, mencapai akhir karena nama Yesus. Menebar cinta kasih untuk nama Yesus, berdampak bagi nama Yesus. Hidup telah dan terus dipersembahkan bagi kemuliaan Kristus Yesus, Kepala gereja. Tapak pelayanan dalam GMIT terus terpatri di tiap jemaat yang dilayani.f

GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f

 

Editor: Pdt. yft hb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *