Foeneno,gmitklasiskupangbarat.or.id, -“Mari perhatikan ajaran yang sehat, yang waras karena kebanyakan kita ini gila-gila.”
Penyataan Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Semuel Benyamin Pandie, S.Th menjadi awal suara gembala pada Emeritasi Pdt. Irene Tavericos Firmansjah Toelle, S.Th dan perhadapan Pdt. Nining Sonya Lonakoni, S.Th serta serah terima Ketua Majelis Jemaat Betania Foeneno, Minggu (19/10/2025). Ia mengingatkan berdasarkan firman Tuhan dari Titus 2:1. Firman yang juga disampaikan dalam ibadah bulan keluarga, Minggu (19/10/2025).
Pdt. Sem yang pernah melayani di GMIT Jemaat Benyamin Oebufu ini mengingatkan agar para presbiter: pendeta, penatua, diaken dan pengajar agar menjalankan bekerja dalam kewarasan, terutama untuk yang tua atau dituakan. “Inga umur!’ ujarnya. Ia juga mengingatkan orang muda atau neos untuk waras dalam rasa. Sementara para hamba (doulos) menunjukkan kewarasan dalam tanggung jawab.
Pdt. Sem memotivasi para pendeta bahwa pendeta adalah penafsir kehidupan. Terus mencari tahu apa yang sebenarnya. Misalnya orang yang kelihatan sehat, belum tentu sehat. Terus memberi tafsiran dan mencari untuk menemukan kebenaran. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat yang pernah dilayani secara khusus kepada Jemaat Betania Foeneno yang telah bersama Pdt. Irene di akhir masa jabatan organisasi sebagai karyawan GMIT. Bersama jemaat ini Pdt. Irene telah menafsir kehidupan dan dalam masa emeritasi, penafsiran tetap dilakukan dalam kewarasan atau sesuai ajaran yang sehat.

“Banyak jemaat yang minta pendeta laki-laki. Tetapi kami menjawab, ini perempuan tetapi gaya seperti laki-laki. Terimalah!” Tutur Pdt. Sem untuk menggambarkan dinamika mutasi dalam GMIT. Ia menyampaikan bahwa 80 persen keberhasilan pelayanan di GMIT ditentukan oleh perempuan. Di dalamnya ada Pdt. Irene dan Pdt. Nining. Karena itu ia berharap Jemaat Betania Foeneno dan Pdt. Nining dapat bekerjasama dengan baik untuk kemajuan jemaat dan GMIT. Sebelumnya Pdt. Nining melayani di Jemaat GMIT Tri Tunggal Pasneno.
Ibadah emeritasi, perhadapan pendeta dan serah terima KMJ Betania Foeneno dipimpin oleh para pendeta rayon 4 Klasis Kupang Barat dan pelayan firman oleh Pdt. Petrus Tameno, M.Th. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Majelis Klasis Kupang Barat, Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Barat, Kepala Desa Sumlili, para pendeta Klasis Kupang Barat, presbiter dan anggota Jemaat Tritunggal Pasneno, alumni SMA Negeri 1 Kupang tahun 1984, keluarga Toelle, keluarga Bisinglasi Holbala-Lonakoni dan undangan lainnya. Prosesi disiarkan secara langsung melalui Youtube GMIT Klasis Kupang Barat.
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: Pdt. yft hb




