Alak,gmitklasiskupangbarat.or.id, -Pada tanggal 11 November 2026 akan berlangsung pemilihan kepala desa (pilkdes) serentak di Kabupaten Kupang. Khusus di Kecamatan Kupang Barat, akan terjadi pemilihan di dua desa yaitu Desa Nitneo dan Desa Tablolong. Guna mempersiapkan para calon kepala desa (cakades), Majelis Klasis GMIT Kupang Barat melalui UPP Pastoral menyelenggarakan Penguatan dan Pastoral Bagi Calon Kepala Desa yang berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di Rumah Ibadah GMIT Jemaat Via Dolorosa Alak, Desa Nitneo. Bentuk kegiatan yaitu Ibadah yang dipimpin Oleh Pdt. Lusia Bilik dari UPP Teologi Majelis Sinode GMIT dan penyampaian arahan oleh Sekretaris Camat Kupang Barat Fersius Tupa, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Matam S. Minfinit dan Ketua Majelis Klasis Kupang Barat Pdt. Doddy S. Octavianus.
Berikut ini wawancara media dengan para calon kepala Desa Tablolong.

Gustaf Adolf Lay (Calon nomor urut satu)
“Secara pribadi saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Majelis Klasis Kupang Barat dan seluruh pendeta yang telah dengan antusias untuk bisa melakukan suatu ibadah penguatan bagi kami calon kepala desa. Secara pribadi ini kegiatan yang sangat luar biasa, karena bisa membina untuk mengontrol diri kami pada saat pemilihan nanti.
Kami sebagai calon kepala desa, punya kecenderungan dan ambisi untuk menang. Tentu dengan ibadah penguatan ini, selalu menjadi suatu alat kontrol buat kami untuk kami bisa kami melakukan yang terbaik pada saat pilkades. Entah nanti Tuhan percayakan kepada kami untuk memimpin desa ataukah tidakpun. Kami yakin bahwa semuanya itu sudah diatur oleh Tuhan. Kami sebagai calon hanya bisa berusaha. Berusaha untuk bisa meyakinkan masyarakat untuk dapat memilih kami. Saya juga secara pribadi saya yakin bahwa Tuhan sudah menentukan sebelumnya. Siapa yang akan menjadi pemimpin, sehingga kita hanya berusaha dan terus berusaha.
Saya berharap, pada saat pilkades dapat berjalan dengan baik karena ada kerjasama yang baik dari para calon. Saling pengertian dan juga tertib. Jika tidak ada kerjasama yang baik, apa yang kita inginkan pasti tidak tercapai. Bisa ada pro kontra yang menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Lewat ibadah penguatan ini, kami bisa mengendalikan emosi untuk bisa melayangkah lebih baik saat pemilihan nanti.”

Zakarias Doroh, SH (calon nomor urut dua)
“Yang pertama, saya berterima kasih pada GMIT Klasis Kupang Barat yang berniat baik sehingga saya menjadikan kegiatan hari sebagai number one (nomor satu). Urusan yang lainpun saya kasih nomor dua, tiga. Karena nomor 1 adalah Tuhan. Dan kalau saya nomor urut dua. Secara iman nomor satu adalah Tuhan dan kalau secara dunia nomor satu adalah rakyat. Bagi saya, saya nomor dua karena Tuhan memberikan nomor ini untuk melayani, bukan dilayani. Saya mau jujur bahwa saya sudah pernah menjadi kepala desa dua periode. Kali ini saya ikut untuk periode ketiga. Sebelumnya saya tidak ikut karena mau maju dewan. Kali ini saya bersyukur atas undangan, walaupun bersamaan dengan kampanye hari ini.
Kita bersama bertujuan untuk pilkades Tablolong sukses dan berjalan dengan baik. Bagi saya, harapannya adalah setelah Tuhan tunjuk saya, Tuhan memilih melalui basodara di Tablolong. Saya bersedia melayani seperti garam dan terang dunia. Walaupun bagi yang lain kita ini telah menjadi garam dan sudah menerangi banyak orang, tetapi firman Tuhan itu selalu mengingatkan supaya tidak salah langkah atau langkah salah.
Saya punya harapan ke depan, doa hari ini jangan terputus-putus. Berdoa terus menerus sehingga kegiatan sukses dan tepat waktu. Siapa yang ditunjuk Tuhan, itu adalah rencana Tuhan yang sudah mendahului. Kita tinggal menerima rencana Tuhan. Bagi saya, tiada lagi keraguan karena rencana Tuhan indah pada waktunya.”
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: Pdt. yft hb




