Oenaek,gmitklasiskupangbarat.or.id, -“Hari ini bisa dimutasikan ke sini bagi saya adalah bagi saya Tuhan menjawab doa saya bersama keluarga. Tahun-tahun pelayanan saya belum sebanyak bapa Yefta. baru dua periode. Tapi mari sama-sama menata pelayanan supaya nama Tuhan dimuliakan.”
Pdt. Laura Inggrid Dwimurni Tanesab, S.Th dimutasikan dari Jemaat GMIT Syalom Oehela Klasis So’e. Ia menggantikan Pdt. Yefta Henderonikus Bani, S.Th yang dimutasikan ke Jemaat GMIT Haumeni Nisum Klasis Kupang Barat. Ibadah pengutusan, perhadapan dan serah terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Oenaek berlangsung pada Minggu (10/5/2026).
Pendeta yang sehari-hari dipanggil “Ing” ini lahir di TTU (Timor Tengah Utara) pada 31 Oktober 1988. Dunia perguruan tinggi dimasukinya pada tahun 2006. Ia memilih dan diterima pada Fakultas Teologi Universitas Kristen Artha Wancana Kupang. Pendidikan tinggi itu ia selesaikan pada Februari 2012.
Pada tahun 2017, Pdt. Ing diterima sebagai Vikaris GMIT dan ditempatkan di Jemaat GMIT Bethesda Tesbatan Klasis Amarasi Timur. Ia menjalani masa vikariat sejak April 2017 sampai September 2018. Bersama dengan para vikaris lainnya, ia ditabiskan sebagai pendeta GMIT di Jemaat Syalom Kupang pada 9 Desember 2018. Setelah penabhisan, ia ditempatkan di Jemaat GMIT Syalom Oehela Klasis So’e, sejak 7 Juli 2019. Akhirnya Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Oenaek menjadi jemaat kedua yang ia layani sejak 10 Mei 2026.

Dalam kehidupan keluarga, Pdt. Ing menikah dengan Johanis Everson de Fretes, S.ST, MM, seorang karyawan Badan Usaha Milik Daerah. Mereka dianugerahi tiga orang anak yaitu Natasya Gracia de Fretes siswi SMP Kr. Mercusuar, Stevan Gabriel de Fretes siswa SD Bertingkat Naikoten dan Zevanya Blessia de Fretes murid TK Kristen Kaisarea.
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: Pdt. yft hb




