
Nisum,gmitklasiskupangbarat.or.id, –“Beta lahir di Koro’oto Amarasi, di satu desa bernama “Nekmese.” Lahir dari satu keluarga petani yang mengolah satu kebun bernama “Nisum.” Sekarang kami ada di sini, di kampung Nisum Desa Oemasi Kecamatan Nekamese. Kami memulai lagi gumul dan juang di jemaat keempat: Lole Selatan, Siloam Metina, Yegar Sahaduta Oenaek dan Haumeni Nisum. Kami akan menjalani masa pengingat silsilah bahwa kamipun berjejak sejarah nenek moyang dari kampung Kuatunis. Tuhan pung bae.”
Demikian cuplikan beberapa pernyataan Pdt. Yefta H. Bani, S.Th pada Minggu (26/4/2026) di rumah ibadah GMIT Haumeni Nisum Desa Oemasi Kecamatan Nekamese. Ia diperhadapkan sebagai pelayan jemaat dan menerima tanggung jawab sebagai ketua majelis jemaat. Pernyataan di atas ia sampaikan dalam bahasa Amarasi Kotos.
Lebih lanjut ia menyampaikan dalam perkenalan yang dapat diartikan seperti berikut ini: “Beta Yefta Henderonikus Bani, pelayan GMIT, anak ke-11 dari 11 bersaudara. 1-3 su meninggal. Ini hari semua ada deng dong pung anak cucu. Ada juga keluarga yang dikenal dan dekat dalam perjalanan waktu. Dong ada di sini ko lia lae si muni (bungsu su sampe mana. Kami akan ada di sini. Saya bersama istri Suhartini atau Richie dan Audalen Eltutun Bani. Di sini kami akan merasakan kehangatan seperti udara Nisum yang sejuk dengan tiupan angin timur dari pah Amarasi.”
Pdt. Yefta ditempatkan sebagi ketua majelis jemaat atar waktu periode pelayanan 2024-2027 dan ia melayani sebagi pelayan GMIT Haumeni Nisum sejak 26 April 2026 sampai dengan 26 April 2030.
Pdt. Yefta Henderonikus Bani lahir di Koro’oto, Desa Nekmese Kecamatan Amarasi Selatan pada 20 Desember 1981. Ia menamatkan pendidikan teologi dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tahun 2006. Tahun 2008-2010 ia menjalani masa vikariat di Jemaat bermata Jemaat Lole Utara Klasis Lobalain, yang terdiri dari 6 mata jemaat: Masaneda Noanadale, Ebenhaezer Oeteas, Lundalae Soka, Efrata Dakek, Elim Helebeik dan Betlehem Souktuanan. Setelah ditabiskan sebagai pendeta GMIT pada 18 Juli 2010 di Jemaat Efata Soe, ia kemudian ditempatkan di Jemaat Bermata Jemaat Lole Selatan Klasis Lolabalain. Jemaat ini terdiri dari 5 mata jemaat yaitu Kefas Kolobolon, Kalvari Bebalain, Silo Bandu, Taisamun Olangga dan Efata Aililo. Ia melayani di Jemaat Lole Selatan sampai tahun 2016. Sejak 11 September 2016 dimutasikan ke Jemaat Siloam Metina Klasis Lobalain. Pada 12 Juli 2020 menerima tanggung jawab pelayanan di Jemaat Yegar Sahaduta Oenaek Klasis Kupang Barat. Dan sejak 26 Mei 2026 melanjutkan ziarah pelayanan di Jemaat Haumeni Nisum.
Pdt. Yefta menikah dengan Suhartini, S.S atau lebih sering disapa Richie. Saat ini menjadi ibu rumah tangga dan membantu dalam pelayanan gereja. Mereka dikaruniai seorang anak perempuan bernama Audalen Eltutun Bani yang saat ini berada di kelas 7 SMP Kristen 1 Kupang.
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: Pdt. yft hb




