Foeneno,gmitklasiskupangbarat.or.id, –“Kita ini adalah hamba di hadapan Tuhan. Mari menjadi hamba yang saling melayani, melengkapi dan menopang. Kita bersama melakukannya di Jemaat Betania Foeneno.”
Pdt. Irene Tavericos Firmansjah Toelle, S.Th telah memasuki masa purnalayan sebagai karyawan GMIT. Ibadah emeritasi dilasanakan pada Minggu (19/10/2015) di Jemaat Betania Foeneno. Pdt. Nining Sonya Lonakoni, S.Th ditempatkan untuk menggantikan Pdt. Irene. Pernyataan pada bagian awal adalah perkataan dari Pdt. Nining pada momen perhadapan dan serah terima. Berikut ini profil singkat Pdt. Nining.
Pdt. Nining Sonya Lonakoni, S. Th lahir di Kupang pada 27 Mei 1979. Ia menamatkan pendidikan teologi dari Fakultas Teologi UKAW Kupang pada tahun 2005. Ia menjalani masa vikariat di Klasis Amanuban Selatan pada Jemaat Bermata Jemaat Panite (Mata Jemaat Sontetus Oetene dan Mata Jemaat Ebenhazer Tuapanan) sejak tahun 2008-2009. Setelah menyelesaikan masa vikariat, ia ditabis sebagai pendeta GMIT di Jemaat Imanuel Tetaf pada 17 Mei 2009. Majelis Sinode GMIT kemudian menempatkannya sebagai pelayan dan Ketua Majelis Jemaat Bermata Jemaat Thie Barat Klasis Rote Barat Daya yang terdiri dari Mata Jemaat Betania Lalukoen, Lahairoi Otengnggai dan Alfa Tudameda dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2016. Selanjutnya ia dimutasikan ke Jemaat Tri Tunggal Pasneno Klasis Kupang Barat (2016-2025). Sejak tanggal 19 Oktober 2025 ia diangkat sebagai pelayan jemaat untuk melayani sampai tahun 2029 dan Ketua Majelis Jemaat Betania Foeneno antar waktu periode 2024-2027.
Pdt. Nining menikah dengan Ronald Bisinglasi Holbala, S. Th yang bekerja sebagai karyawan swasta. Mereka dikaruniai dua orang anak yaitu Reyvalentino Bisinglasi Holbala (usia 12 tahun, kelas 7 SMP) dan Reynatha Bisinglasi Holbala (usia 10 tahun, kelas 5 SD)
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: Pdt. yft hb




