GMIT KEFAS KLAIMIK, JEMAAT YANG “KERAS”

Klaimik,gmitklasiskupangbarat.or.id, -“Jemaat Kefas Klaimik seperti namanya yang berarti batu karang, batu yang keras, jemaat yang keras.”

(doc. panitia)

Pernyataan ini dilontarkan dalam suara gembala oleh Pdt. Doddy S. Octavianus, S.Th Ketua Majelis Klasis (KMK) GMIT Kupang Barat pada Ibadah Pengutusan Pdt. Lince Puspitayanti Bouna, S.Th, Perhadapan Pdt. Hendahsitha Thersahwima, S.Th dan Serah Terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Kefas Klaimik, Minggu (24/5/2026). Lebih lanjut ia mengatakan bahwa semenjak ia menjadi KMK  telah terjadi dua kali mutasi dalam Jemaat Kefas Klaimik. Dalam pengurusan mutasi itu, terjadi perdebatan untuk mempertahankan pendeta. Maka dapat disimpulkan bahwa kerasnya batu karang diartikan sebagai keras dalam mencintai dan menyayangi. Jemaat ini teguh mencintai dan menyayangi dengan cara mengungkapkan berbeda.

KMK yang telah memasuki masa jabatan di periode kedua kembali mengulangi bahwa mutasi itu hal yang biasa dalam organisasi GMIT. Setelah melayani 4 tahun dalam satu jemaat maka seorang pendeta dapat berpindah (mutasi) di tahun kelima, keenam, ketujuh atau kedelapan. Mutasi itu bukan hal yang biasa karena memahami bahwa tugas selesai. Namun, dalam sisi yang lain kehadiran pendeta dalam jemaat terbentuk dalam ikatan kekeluargaan sehingga mutasi itu terjadi perpisahan yang menimbulkan air mata. “Bagi saya ini adalah pertemuan hidup dengan hidup. Ketika pendeta datang dan hidup di tengah-tengah jemaat, maka mutasi bukan menjadi hal biasa. Mereka telah hidup bersama. Di dalam perpisahan ada janji bahwa jangan saling melupakan.”

Ia melanjutkan untuk memahami bahwa tugas pendeta dalam pelayanan dua arah yaitu mengajar jemaat dan sebaliknya pendeta belajar dari jemaat. Pendeta memberi kekuatan dan mendapatkan kekuatan, melayani dan juga dilayani dan sebagainya. Maka dapat dipahami bahwa pertemuan hidup dengan hidup dalam ikatan yang membuat mutasi menjadi hal yang bukan biasa.

Pdt. Lince Bouna dimutasikan ke Jemaat GMIT Faut’uf Tapak Klasis Kupang Barat. Perhadapan Pdt. Lince Bouna telah dilaksanakan pada 14 Mei 2026. Sementara Pdt. Hendahsitha Thersahwima dimutasikan dari Jemaat Bermata Jemaat Besitaek (Maranatha Besitaek, Efata Klatun, Anugerah Kadalak, Ora Et Labora Biris, Betel Wetalas, Getsemani Tuatahakmodok) Klasis Malaka. Ia akan melayani sebagai Ketua Majelis Jemaat Antar Waktu Periode Pelayanan 2024-2027.

GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f

 

Laporan: Pdt. yft hb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *