Boneana,gmitklasiskupangbarat.or.id, –“Hari ini kita berada dalam momen penting dan penuh makna, Pengutusan Pendeta Deddy Mage ke medan pelayanan baru dan perhadapan Pendeta Vira sebagai gembala di Jemaat Kalvari Boneana. Atas nama Majelis Klasis GMIT Kupang Barat, saya menyampaikan salam kasih dan ucapan terima kasih atas pelayanan yang telah dijalani dan yang akan dilanjutkan. Peristiwa ini menjadi refleksi nyata dari tema yang kita angkat bersama: Perjalanan Gereja adalah Perjalanan Bersama dalam Kesetiaan.

Demikian pernyataan Ketua Majelis Klasis Kupang Barat Pdt. Doddy S. Octavianus, S.Th mengawali suara gembala pada Ibadah Pengutusan Pdt. Deddy Irawan Mage, M.Th, PerhadapanPdt. Elvira Ernawaty Toha-Tode Solo, S.Si.Teo,MM dan Serah Terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Kalvari Boneana, Minggu (20/7/2025)
Ia melanjutkan bahwa perjalanan gereja selalu melibatkan relasi yang hidup dan saling melengkapi. Itu adalah perjalanan gembala dan domba, yang saling mengenal dalam kasih dan tanggung jawab. Itu juga perjalanan jemaat dan majelis, yang bersama-sama menggumulkan arah pelayanan. Tidak berhenti di sana, gereja juga adalah bagian dari lingkup yang lebih besar: jemaat yang berjalan bersama klasis dan klasis yang setia dalam persekutuan dengan sinode. Di dalam jalinan perjalanan itulah, pelayanan gereja tumbuh, bergerak, dan memberi kesaksian di tengah dunia.
Baginya gereja bukan sekadar tempat ibadah, tetapi komunitas yang berjalan bersama dalam pengharapan, penggembalaan dan kesetiaan kepada Allah. Inilah yang ditegaskan dalam Amos 3:3, “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?” Ayat ini meneguhkan bahwa setiap pelayanan yang berhasil lahir dari komitmen relasional, antara pendeta dan jemaat, antara umat dan Tuhan.
Ia melanjutkan, sejumlah pemikir dan teolog menekankan pentingnya makna bersama dalam pelayanan gereja. Salah satunya adalah Dietrich Bonhoeffer yang dalam bukunya Life Together menulis: Gereja sejati adalah persekutuan orang-orang yang belajar hidup dalam anugerah dan saling menopang di tengah kelemahan. Gereja bukan tempat kesempurnaan, tetapi tempat umat berjalan dan pertumbuhan bersama.
“Dengan dasar-dasar pemikiran inilah, kita memahami bahwa perjalanan gereja bukan milik individu, bukan hanya milik pendeta atau majelis, tapi milik seluruh umat Allah. Maka, peristiwa pengutusan dan perhadapan ini adalah peristiwa gerejawi yang menandai peralihan tanggung jawab dalam kesatuan tubuh Kristus,” ujarnya.

Di akhir dari suara gembala ia mengungkapkan terima kasih kepada Pdt. Deddy Mage atas dedikasi dan cinta yang telah ditanamkan di Jemaat Kalvari Boneana. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dalam Majelis Klasis Harian Kupang Barat periode 2020-2023 yang mana Pdt. Deddy menjadi wakil ketua. Kepada Pdt. Vira ia menyampaikan selamat datang dalam medan pelayanandi Kalvari Boneana. Semua menyambut dengan sukacita dan kesiapan untuk berjalan bersama dalam terang firman dan kasih Kristus.
Sementara kepada anggota jemaat dan Majelis Jemaat Kalvari Bebalain ia mengharapkan agar membuka hati dan berjanji setia untuk berjalan bersama Pdt. Vira, seperti perjalanan sebelumnya bersama Pdt. Deddy. “Teruslah hidupi budaya kebersamaan dalam pelayanan yang partisipatif. Sebab perjalanan gereja bukan tentang siapa yang lebih cepat berjalan, bukan soal berburu tujuan bukan soal sapa yg paling kuat, tapi tentang bagaimana kita berjalan bersama dan tidak saling meninggalkan, berjalan dalam kesetiaan yang saling menguatkan.”Tegasnya.
Ia menutup dengan harapan agar semua tetap setia dalam panggilan dan terus melangkah bersama sebagai gereja yang dewasa, bertumbuh, dan terbuka pada karya Roh Kudus.
Ibadah Pengutusan Pdt. Deddy Irawan Mage, M.Th, PerhadapanPdt. Elvira Ernawaty Toha-Tode Solo, S.Si.Teo,MM dan Serah Terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Kalvari Boneana dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn) Drs. John Asadoma, M.Hum, anggota Jemaat Bermata Jemaat Oepaha, KMJ GMIT Diaspora Dano Ina Oesapa Pdt. Gema SusantiLima, S.Th dan anggota jemaat, keluarga pendeta, para pendeta Klasis Kupang Barat dan undangan lainnya.
Sebelum ditempatkan di Jemaat Kalvari Boneana,Pdt. Elvira menjalani mmasa pelayanan kurang lebih tiga tahun di Jemaat Bermata Jemaat Oepaha Klasis Kupang Barat di Desa Oepaha Kecamatan Nekamese. Sementara Pdt. Deddy yang telah menjalani masa pelayanan 6 tahun di Jemaat Kalvari Boneana, dimutasikan ke Jemaat Diaspora Dano Ina Oesapa Klasis Kota Kupang Timur.
GMIT Klasis Kupang Barat bagi kemuliaan Tuhan.f
Laporan: Pdt. yft hb




